Kirim Artikelmu ke sini

Review Jersey Persija 2026/2027, Mana yang Paling Keren untuk The Jakmania?

Jersey Persija.jpg

Musim baru selalu menghadirkan satu perdebatan menarik bagi suporter: jersey mana yang paling keren? Persija Jakarta mencoba menjawabnya lewat koleksi jersey 2026/2027 yang memiliki karakter berbeda pada setiap seragam.

Jersey kandang menjadi representasi paling kuat dari Persija. Warna merah tetap menjadi pusat perhatian, sementara aksen emas memberikan sentuhan elegan. Desainnya tidak terlalu ramai sehingga identitas Macan Kemayoran tetap terasa kuat.

Jersey tandang Persija mengambil pendekatan berbeda. Warna putih menjadi pilihan utama dengan kombinasi abu-abu, emas, dan hitam. Kesannya lebih bersih dan modern. Bagi suporter yang menyukai jersey simpel, model ini bisa menjadi pilihan menarik.

Yang paling mencuri perhatian justru jersey ketiga. Warna oranye membuatnya terlihat berani dan berbeda dari identitas merah yang selama ini melekat pada Persija. Motif grafis dan aksen hitam-putih membuat tampilannya semakin agresif.

Sementara jersey kiper hadir dengan desain yang lebih fungsional. Pilihan warnanya dibuat berbeda agar penjaga gawang mudah dibedakan dari pemain lainnya.

Jika harus memilih satu, jersey kandang masih menjadi pilihan utama karena paling merepresentasikan Persija. Namun untuk mereka yang ingin tampil berbeda, jersey ketiga punya daya tarik tersendiri.

Koleksi musim 2026/2027 akhirnya bukan sekadar pakaian pertandingan. Setiap desain menawarkan cara berbeda untuk membawa identitas Persija ke dalam maupun luar stadion.

Kelapa Indonesia Punya Potensi Besar, Gerakan Rakyat Dorong Hilirisasi dan Replanting

Potensi industri hilir kelapa Indonesia dinilai sangat besar, tetapi belum sepenuhnya dikembangkan secara optimal. Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam diskusi “Mengembalikan Kejayaan Kelapa Indonesia” yang digelar Gerakan Rakyat dalam rangka Hari Kelapa Sedunia 2026.

Indonesia memiliki beragam produk turunan kelapa yang dapat dikembangkan menjadi industri bernilai tambah tinggi. Salah satunya adalah briket arang berbahan tempurung kelapa yang telah memiliki pasar internasional.

Pelaku industri menilai produk briket Indonesia memiliki keunggulan karena kualitas bahan baku tempurung kelapa yang tersedia di dalam negeri. Industri tersebut juga disebut telah memberikan kontribusi devisa lebih dari Rp6 triliun per tahun.

Forum tersebut menilai hilirisasi tidak boleh hanya berfokus pada satu atau dua produk. Minyak kelapa dan berbagai produk turunannya, termasuk industri oleokimia, dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan.

Namun, penguatan hilirisasi harus didukung kebijakan pemerintah. Intervensi kebijakan diperlukan agar petani tidak hanya menjadi pemasok bahan mentah, tetapi juga memperoleh manfaat lebih besar dari rantai nilai industri kelapa.

Pengembangan dari hulu hingga hilir dinilai menjadi kunci untuk mengembalikan posisi strategis kelapa Indonesia.

 

Prabowo Puji Demokrat Tak Caci Maki Saat di Luar Pemerintahan

Prabowo Puji Partai Demokrat

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memuji sikap Partai Demokrat dalam menjalankan politik, terutama ketika berada di luar pemerintahan. Menurut Prabowo, Demokrat tidak memilih jalan mencaci maki atau melakukan provokasi saat tidak memegang kekuasaan.

Pujian itu disampaikan Prabowo saat menghadiri puncak perayaan HUT ke-25 Partai Demokrat di Indonesia Arena, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Prabowo menilai sikap Demokrat tersebut mencerminkan demokrasi Indonesia yang sehat. Perbedaan pilihan politik, menurutnya, seharusnya tetap bisa berjalan berdampingan dengan kritik, persaingan, dan persahabatan.


"Pernah di puncak, pernah tidak puncak. Pernah di pemerintahan, pernah tidak. Tapi waktu tidak berkuasa Partai Demokrat tidak caci maki, Partai Demokrat tidak 'bakar-bakar'," ujar Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyinggung perjalanan politiknya yang memiliki sejumlah kesamaan dengan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Keduanya sama-sama memiliki latar belakang militer, mendirikan partai politik, hingga akhirnya mendapat mandat rakyat untuk menjadi presiden.

Prabowo juga mengingat kembali perjalanan panjangnya dalam kontestasi Pilpres. Dia sempat mengalami kekalahan pada 2009, 2014, dan 2019 sebelum akhirnya memenangkan Pilpres 2024.

Menurut Prabowo, pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses demokrasi yang harus dijalani dengan sikap sportif.

Dia menilai perbedaan warna politik merupakan sesuatu yang wajar. Partai politik boleh bersaing, memberikan kritik, menyampaikan saran hingga mengajukan rekomendasi, tetapi persatuan tetap harus dijaga.

"Macam-macam warna, bersaing, kritik, menyampaikan saran, memberi rekomendasi, menyampaikan hal-hal yang tidak enak untuk disampaikan. Tapi tetap kita rukun, bersahabat, berkeluarga," katanya.

Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada Partai Demokrat atas dukungannya dalam Pilpres 2019 dan 2024. SBY bahkan disebut Prabowo pernah turun langsung berkampanye untuk mendukung dirinya.

Sementara itu, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan politik memang tidak bisa dilepaskan dari kompetisi. Namun, persaingan politik menurutnya tidak boleh menghilangkan persahabatan.

"Politik boleh kompetitif, tetapi jangan kehilangan persahabatan. Demokrasi boleh dinamis, tetapi jangan kehilangan rasa saling menghormati," ujar AHY.

AHY mengatakan perjalanan Demokrat selama 25 tahun telah melewati berbagai fase. Partai tersebut pernah berada di pemerintahan, berada di luar pemerintahan, menang dalam pemilu hingga mengalami kekalahan.

Pengalaman itu, menurut AHY, mengajarkan bahwa politik tidak semata-mata mengenai perebutan kekuasaan. Politik juga berkaitan dengan kepercayaan rakyat yang harus dibalas melalui kerja dan pengabdian.

AHY menegaskan Demokrat akan terus mengawal program pemerintah yang dinilai berkaitan dengan kepentingan masyarakat.

Dia juga mengajak seluruh kekuatan politik menjaga persaudaraan meski memiliki warna dan kepentingan yang berbeda.

"Itulah indahnya Indonesia. Kita boleh berbeda warna, kita boleh berkompetisi, tetapi ketika menyangkut kepentingan bangsa dan negara yang harus kita lihat hanya ada satu warna, yaitu merah putih," ujarnya.

Bonus Emas Asian Games 2026 Capai Rp3 Miliar, Atlet Indonesia Didorong Tampil Maksimal

Bonus bagi atlet Indonesia peraih medali emas Asian Games 2026 menjadi salah satu perhatian utama menjelang keberangkatan kontingen ke Nagoya, Jepang. Presiden Prabowo Subianto menyiapkan bonus Rp3 miliar untuk setiap atlet yang berhasil meraih medali emas.

 

Besaran tersebut menjadi penghargaan besar bagi para atlet yang mampu mengukir prestasi di Asian Games 2026. Nilainya bahkan lebih tinggi dibandingkan bonus peraih emas SEA Games yang berada di angka Rp1 miliar.

 

Prabowo menyampaikan komitmen tersebut saat melepas kontingen Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Dalam acara itu, bendera Merah Putih juga diserahkan kepada perwakilan kontingen sebagai simbol perjuangan Indonesia di pentas Asia.

 

Tidak hanya bonus finansial, pemerintah juga membuka peluang percepatan karier bagi atlet dan pelatih berprestasi. Langkah tersebut menjadi bentuk penghargaan terhadap dedikasi mereka dalam mengharumkan nama Indonesia.

 

Indonesia mengirimkan 432 atlet yang akan berkompetisi pada 35 cabang olahraga. Para atlet diharapkan mampu memanfaatkan dukungan pemerintah dengan tampil maksimal dan mengejar prestasi setinggi mungkin.

 

Asian Games 2026 sekaligus menjadi panggung pembuktian bagi Indonesia dalam persaingan olahraga Asia.

 

Profil Java United FC


Profil Java United menarik perhatian setelah klub tersebut resmi memulai era baru di Kota Semarang pada musim 2026/2027. Klub ini merupakan kelanjutan dari Malut United yang sebelumnya berkompetisi di sepak bola nasional.

Java United menggunakan Stadion Jatidiri sebagai kandang dan membawa identitas baru sebagai Laskar Kepodang Emas. Kehadiran klub di Semarang diharapkan mampu memberikan warna baru bagi persaingan sepak bola Jawa Tengah sekaligus memperkuat ekosistem sepak bola daerah.

Dari sisi perjalanan, klub memiliki catatan yang cukup mengesankan. Malut United mengawali kompetisi di Liga 2 musim 2023/2024 dan langsung berhasil meraih promosi ke kasta tertinggi. Semusim kemudian, klub mampu mengakhiri Liga 1 2024/2025 di posisi tiga besar.

Warisan tersebut menjadi modal penting bagi Java United untuk menghadapi tantangan berikutnya. Klub juga membawa filosofi yang menekankan kesempatan, harapan, dan kebersamaan.

Java United tidak sekadar hadir dengan nama baru. Klub ingin membangun identitas yang lebih dekat dengan masyarakat Jawa Tengah, mengembangkan potensi pemain, serta menciptakan prestasi yang bisa menjadi kebanggaan baru bagi Kota Semarang.

Baca Versi lengkapnya di sini : Profil Java United, Laskar Kepodang Emas dari Semarang

Soemitro Djojohadikoesoemo, Begawan Ekonomi Indonesia



Soemitro Djojohadikoesoemo, yang juga ayah dari Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, lahir di Gombong, Kebumen, pada 29 Mei 1917. Beliau, merupakan anak sulung Raden Mas Margono Djojohadikusumo, yang juga pendiri Bank Negara Indonesia, bernama Siti Katoemi Wirodihardjo.

Soemitro malangsungkan kuliah di Netherlands School of Economics, sekarang Erasmus University Rotterdam, dan mendapatkan gelar Bachelor of Arts.  Selanjutnya beliau melanjutkan kuliah hingga mendapat gelar doctor di universitas yang sama.  

Soemitro menikah dengan Dora Marie Sigar, yang memiliki empat anak, yaitu Biantiningsih, yang menjadi lulusan Harvard, Maryani, seorang ahli mikrobiologi, Prabowo Subianto, presiden Indonesia, dan Hashim Djojohadikusumo, seorang pengusaha
Pada tahun 1950, Soemitro  dipercaya menjadi Menteri Perdagangan dan Perindustrian Republik Indonesia pada tahun 1950, dan kemudian menjadi Menteri Keuangan  tahun 1955 hingga 1956.  

Tahun 1955, ia mendirikan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI), dan mengusung Fakultas Ekonomi U I menjadi pusat studi andalan. Dari tahun 1942 hingga 1994,  ia menulis sekitar 130 buku dan makalah. Di Universitas Indonesia, Sumito sempat menjabat sebagai Dekan Fakultas Ekonomi.
pada 1957, Sumitro bergabung dengan PRRI/Permesta, dan tinggal di luar negeri. Ketika Suharto menggantikan Sukarno, beliau menugaskan Ali Murtopo,  untuk memulangkan Soemitro ke Indonesia.
 
Selanjutnya, Sumitro diangkat menjadi Menteri Perdagangan dari 1968 hingga 1973, dan Menteri Negara Riset  1973 sampai dengan 1978.  Bapak dari Presiden Prabowo ini tutup usia pada 9 Maret 2001 di Jakarta setelah berjuang melawan penyakit jantung, Di usia hampir 84 tahun.

Profil Soemitro Djojohadi koesoemo


My Blog List