Gugurnya Adisucipto .
Tahukah kamu? Salah satu pahlawan TNI Angkatan Udara gugur bukan saat menyerang musuh, tetapi ketika menjalankan misi kemanusiaan. Namanya Komodor Muda Udara Anumerta Agustinus Adisutjipto, pilot pertama Angkatan Udara Indonesia yang lahir di Salatiga pada 4 Juli 1916. Pada Agresi Militer Belanda I tahun 1947, Adisutjipto bersama Abdulrahman Saleh menerbangkan pesawat Dakota VT-CLA, menuju India untuk menembus blokade udara Belanda. Misi itu berhasil membawa pulang bantuan obat-obatan dari Palang Merah Malaya, yang sangat dibutuhkan Indonesia. Namun, saat pesawat hendak mendarat di Lapangan Udara Maguwo, Yogyakarta, pada 29 Juli 1947, dua pesawat tempur Kittyhawk Belanda tiba-tiba menyerang. Pesawat Dakota jatuh. Agustinus Adisutjipto gugur bersama Abdulrahman Saleh dan sejumlah penumpang lainnya. Peristiwa itu kemudian dikenang sebagai salah satu tragedi terbesar dalam sejarah TNI Angkatan Udara.
Gugurnya Adisucipto dan kawan-kawan
#SejarahIndonesia #Sejarah #SayaSukaSejarah #thedjadoeler #penikmatsejarah #short #shorts #shortvideo #history #TNI #TNUAU #SejarahMiliter #Indonesia #adisoecipto #adisoemarmo #abdurrachmansaleh #maguwo #Dakotavtcla #pahlawannasional #angkatanudara
Lulus S3 di Usia 27 Tahun, Yesita Jadi Doktor Termuda UGM dengan IPK 3,99
Yesita Vera Saraswati mencatat prestasi membanggakan dengan menjadi wisudawan termuda Program Doktor pada Wisuda Pascasarjana Periode IV Universitas Gadjah Mada (UGM). Perempuan asal Klaten, Jawa Tengah, itu menyelesaikan Program Studi Doktor Ilmu Peternakan dalam waktu 3 tahun 9 bulan 10 hari dan lulus dengan predikat cumlaude serta IPK 3,99.
Saat diwisuda, usia Sita baru 27 tahun 10 bulan. "Rasanya luar biasa. Ada perasaan lega ketika segala sesuatu yang dulunya terasa sangat berat akhirnya terbayar setelah lulus," ujarnya.
Selama menempuh studi, Yesita Vera tidak hanya menyelesaikan disertasi, tetapi juga memimpin tim penelitian yang beranggotakan sekitar 70 hingga 80 mahasiswa S1 dan S2 dari berbagai laboratorium.
Melalui Program Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU), Sita meneliti pengembangan ayam lokal melalui persilangan dan seleksi genetik. Penelitiannya bertujuan menghasilkan galur ayam lokal baru yang memiliki kualitas genetik lebih baik dan berpotensi mendukung ketahanan pangan nasional.
Di tengah padatnya aktivitas riset, Sita tetap aktif berorganisasi dan mengikuti kegiatan seni budaya. Setelah resmi menyandang gelar doktor, ia bertekad berkarier sebagai akademisi. Baginya, gelar doktor bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal untuk terus belajar, meneliti, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Baca selengkapnya di sini
Menata Ruang Masa Depan: Menerjemahkan Rencana Tata Ruang Menuju Aksi Nyata Berkelanjutan
Penyelenggaraan penataan ruang merupakan salah satu instrumen strategis dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Melalui tata ruang, pemerintah memiliki pedoman dalam mengarahkan pemanfaatan ruang agar selaras dengan potensi wilayah, daya dukung lingkungan, kebutuhan masyarakat, serta tujuan pembangunan jangka panjang. Perkembangan wilayah yang pesat akibat pertumbuhan penduduk, urbanisasi, industrialisasi, serta peningkatan aktivitas ekonomi telah menyebabkan kebutuhan ruang terus meningkat. Ruang tidak lagi dipandang sekadar wadah aktivitas manusia, melainkan sumber daya bernilai ekologis, sosial, ekonomi, budaya, dan pertahanan yang harus dikelola secara seimbang. Oleh karena itu, Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) disusun untuk memberikan arahan struktur ruang, pola ruang, serta kawasan strategis yang menjadi acuan seluruh pelaku pembangunan.
Profil Anom Widiyantoro, Bupati Pemalang
Bocoran Kabin Chery-JLR Freelander 8
Bocoran Kabin Chery-JLR Freelander 8:
SUV Premium Berotak Huawei dengan Layar Monster 46 Inci!
Kabin Baris Kedua Serasa First-Class Pesawat
Bukan sekadar SUV biasa, interior Freelander 8 dirancang ala kabin first-class. Baris keduanya dibekali dua buah kursi zero gravity independen yang dilengkapi fitur pemanas, ventilasi pendingin, fungsi pijat, hingga sandaran kaki (leg rest).
Nggak cuma itu, tersedia meja lipat terintegrasi, kulkas penyimpanan minuman, serta layar hiburan besar yang terpasang di plafon (roof screen). Penumpang di baris ketiga pun tetap dimanjakan dengan cup holder dan pengaturan posisi kursi yang fleksibel.
Layar Raksasa 46 Inci dan Sentuhan Kristal Mewah
Masuk ke area cockpit, Freelander 8 menyajikan perpaduan teknologi masa depan dan seni tinggi. Pemandangan utama didominasi layar ultra-lebar berukuran 46,3 inci yang membentang di bagian depan, dipadu layar sentuh kontrol utama LED 15,6 inci.
Uniknya, Chery tetap mempertahankan beberapa tombol fisik berornamen Clous de Paris—teknik pengerjaan yang lazim digunakan pada jam tangan mewah. Kesan "sultan" makin kuat lewat kenop kristal mengambang berbahan kristal optik K9 dengan 144 potongan presisi, plus ambient light 256 warna.
Desain Boxy Gagah & Pilihan Warna Ciamik
Dari luar, Freelander 8 mempertahankan siluet kotak (boxy) yang terinspirasi dari mobil konsep Concept 97. Tampilannya makin gagah berkat grille tertutup, garis bodi tegas, dan roof rail. Mobil ini hadir dalam tiga warna eksklusif rancangan Phil Simmons (Global Design Director Freelander): Thermal Lemon, Streamer Silver, dan Twilight Purple.
Otak Pintar Huawei & Performa All-Terrain
Freelander 8 dibekali empat sensor LiDAR Huawei, chipset Qualcomm Snapdragon 8397, serta sistem bantuan berkendara pintar Huawei Qiankun ADS 5.0 sebagai standar. Mengusung platform extended-range 800V, SUV ini juga dilengkapi sistem penggerak pintar i-ATS Intelligent All-Terrain System untuk melibas berbagai medan jalan secara tangguh!
Plot Twist Hukum! Eks Jubir KPK Febri Diansyah Jadi Pengacara Febrie Adriansyah, Gantikan Hotman Paris
Plot Twist Hukum! Eks Jubir KPK Febri Diansyah Jadi Pengacara Febrie Adriansyah, Gantikan Hotman Paris
Kabar panas datang dari Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung)! Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, resmi menunjuk mantan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, sebagai kuasa hukum barunya.
Penunjukan ini dilakukan untuk mendampingi Febrie dalam kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Langkah ini diambil setelah pengacara kondang Hotman Paris Hutapea mendadak memutuskan mundur dari posisi kuasa hukum karena alasan kesehatan.
Febri Diansyah langsung turun lapangan mendampingi kliennya dalam pemeriksaan awal sebagai tersangka di Gedung Utama Kejagung, Jakarta, pada Jumat (24/7/2026) malam.
"Saya baru ditunjuk menjadi kuasa hukum. Jadi ini proses pemeriksaan pertama yang saya dampingi. Surat kuasanya tertanggal kemarin," ujar Febri Diansyah di Kejagung.
Dicecar Puluhan Pertanyaan
Dalam sesi pemeriksaan perdana tersebut, Febri mengungkapkan bahwa penyidik melontarkan sekitar 20 hingga 30 pertanyaan kepada kliennya. Pertanyaan tersebut masih bersifat umum, meliputi identitas, riwayat kerja, dan data dasar lainnya karena proses pemeriksaan masih tahap awal.
Masuknya eks jubir KPK ini diprediksi bakal membawa dinamika baru yang menarik perhatian publik dalam penanganan kasus dugaan TPPU tersebut.
Menakar Urgensi Partisipasi Masyarakat dalam Pemanfaatan dan Pengendalian Tata Ruang
Akhir-akhir ini, isu pemanfaatan ruang hangat menjadi sorotan masyarakat akibat maraknya kasus yang bersinggungan langsung dengan hukum. Fenomena alih fungsi lahan pertanian produktif menjadi kawasan tambak, pendirian bangunan di atas sawah yang tergolong Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), aktivitas pertambangan ilegal di kawasan lindung, hingga menjamurnya bangunan liar di sepanjang sempadan sungai merupakan potret buram penataan ruang kita saat ini.
Di sisi lain, ruang hidup tempat manusia dan makhluk hidup lainnya beraktivitas serta mempertahankan kelangsungan hidup memiliki keterbatasan dimensi fisik yang mutlak. Tidak semua jengkal ruang dapat dihuni atau digunakan secara bebas karena adanya wilayah-wilayah yang masuk dalam zona rawan bencana. Kompleksitas ini diperparah oleh pola pelibatan masyarakat yang masih timpang.
Selama ini, warga umumnya hanya dilibatkan pada tahap awal perencanaan (seperti penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah/RTRW) yang sifatnya formalitas hanya diwakili segelintir tokoh masyarakat atau perangkat desa yang dianggap representatif. Sebaliknya, pada tahap pemanfaatan dan pengendalian pemanfaatan ruang, suara serta keterlibatan aktif warga terdampak sering kali diabaikan.
Menakar Urgensi Partisipasi Masyarakat dalam Pemanfaatan dan Pengendalian Tata Ruang
My Blog List
-
Profil Java United FC - *Profil Java United* menarik perhatian setelah klub tersebut resmi memulai era baru di Kota Semarang pada musim 2026/2027. Klub ini merupakan kelanjutan ...
